PIMPINAN CABANG

GERAKAN PEMUDA ANSOR

KABUPATEN MADIUN
Berita Lain
Umum

Literasi Kitab Kuning, MDS Rijalul Ansor Sawahan Bedah Kasyifatus Saja di Masjid At-Taufiqiyah

Tim Media Center 10 January 2026
Featured Image
MADIUN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Sawahan menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga tradisi intelektual pesantren. Pada Jumat malam (09/01/2026), bertempat di Masjid At-Taufiqiyah, Desa Sidomulyo, Kabupaten Madiun, mereka meresmikan pembiasaan ngaji kitab kuning dalam agenda rutinnya.
Kitab yang dikaji adalah Kasyifatus Saja, sebuah syarah (penjelasan mendalam) atas kitab Safinatun Najah karya ulama besar dunia asal Nusantara, Syekh Imam An-Nawawi Al-Bantani. Kajian ini diampu langsung oleh Gus Ahmad Jailani Nouval.
Pesan Gus Nauval: Sanad Ilmu dan Tanggung Jawab Orang Tua
Dalam pemaparannya, Gus Nauval memberikan penekanan khusus pada pentingnya landasan ilmu dalam beribadah. Beliau menyampaikan sebuah kalimat mutiara yang menggugah:
"Mempelajari Kasyifatus Saja bukan sekadar membaca teks sejarah, melainkan upaya menyingkap tabir kegelapan pemahaman agar ibadah kita memiliki sandaran sanad yang terang dan kokoh hingga ke muara ilmu para ulama."
Tak hanya soal fikih, Gus Nauval juga menyinggung tanggung jawab sosial keluarga. Beliau menegaskan bahwa orang tua memikul beban moral untuk mencerdaskan anak-anak mereka. "Pendidikan anak adalah investasi akhirat; orang tua wajib memastikan anak-anaknya tumbuh dalam bimbingan ilmu yang benar agar tidak tersesat di tengah arus zaman," tambahnya.
Geliat Organisasi: Jangkar Ideologi Ansor Madiun
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Madiun, Sahabat Ali Makhrus, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi kegiatan di tingkat PAC ini. Menurutnya, menghidupkan kajian kitab kuning adalah langkah strategis untuk memperkuat pilar Moderasi & Narasi Aswaja.
"Geliat MDS Rijalul Ansor di Sawahan ini adalah energi positif bagi organisasi. Ini adalah bukti nyata visi Ansor Ngaji. Kita ingin kader Ansor menjadi 'Jangkar NU' yang tidak hanya sigap di lapangan, tapi juga berakar kuat pada khazanah keilmuan klasik," tegas Ali Makhrus.
Komitmen Kader Sawahan
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Sawahan, Sahabat Rizki Iman Ilalullah, menyatakan bahwa langkah ini diambil agar rutinan tidak hanya menjadi ritual seremonial, melainkan menjadi sarana transformasi ilmu.
"Kami ingin sahabat-sahabat Ansor di Sawahan memiliki kualitas mental dan intelektual yang seimbang. Melalui kajian rutin bersama Gus Nauval, kami berupaya menjadikan organisasi ini sebagai madrasah berjalan bagi para kader," pungkas Sahabat Rizki.
Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan kader dan jamaah setempat ini berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat.
12