MADIUN, 07 MARET 2026 – Di bawah langit Kota Madiun yang mulai meneteskan rintik hujan sisa senja, puluhan pemuda berseragam hijau tampak sigap menyusuri kawasan Terminal Purabaya. Selepas menunaikan Sholat Maghrib dan agenda "Ngaji Organisasi" di Joglo Sunan, kader Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Madiun melanjutkan bakti nyata dengan membagikan nasi kotak dan snack sehat kepada para tukang becak dan masyarakat kurang mampu, Sabtu (07/03).
Kegiatan bertajuk "Ngaji Gizi: Berbagi Takjil Bergizi" ini bukan sekadar aksi sosial biasa, melainkan bentuk tabarrukan (mencari berkah) di bulan suci Ramadhan sekaligus wujud dedikasi tanpa batas kader Ansor terhadap kemanusiaan.
Instruksi Langsung: Manifestasi Kepedulian
Aksi ini merupakan pengejawantahan dari arahan langsung Ketua PC GP Ansor Kabupaten Madiun, Ali Makhrus atau Mas Ali. Di sela rintik hujan, Pengurus Harian PC GP Ansor Kabupaten Madiun, Romli dan Hayatuddin Romeli, memimpin langsung pendistribusian di lapangan.
"Mas Ali berpesan bahwa Ansor masa depan tidak boleh hanya pandai berorganisasi di dalam ruangan, tapi harus peka terhadap 'suara perut' masyarakat di sekitarnya. Hari ini kami 'Ngaji Gizi', memastikan saudara-saudara kita yang masih bekerja di jalanan mendapatkan asupan yang layak untuk berbuka," ujar Romli di sela-sela pembagian bantuan.
Dedikasi Kader di Tengah Hujan
Meski cuaca kurang bersahabat, semangat para kader seperti Wira, Galih, dan rekan-rekan lainnya tidak surut. Mereka menghampiri satu per satu becak yang terparkir, menyapa dengan takzim, dan menyerahkan bingkisan makanan dengan senyum hangat.
Hayatuddin Romeli menambahkan bahwa program ini adalah bagian dari rangkaian panjang kegiatan Ansor selama bulan Ramadhan. "Insyaallah, aksi peduli sesama seperti ini tidak hanya berhenti di bulan Ramadhan saja, tapi akan menjadi agenda berkelanjutan (istiqomah) sebagai bentuk kehadiran Ansor di tengah umat," tegasnya.
Respon Menyentuh dari Akar Rumput
Kehadiran para pemuda Ansor ini disambut haru oleh para penerima manfaat. Salah satunya adalah Pak Suparman, seorang pengayuh becak yang masih setia menunggu penumpang di sekitar Terminal Purabaya meski hari sudah gelap dan basah.
"Matur nuwun sanget (terima kasih sekali), Mas-Mas Ansor. Tadi saya belum sempat cari makan karena hujan. Alhamdulillah, ini sangat membantu. Semoga Gusti Allah membalas kebaikan jenengan semua," ucap Pak Suparman dengan mata berkaca-kaca saat menerima nasi kotak bergizi tersebut.
Komitmen Tanpa Henti
Aksi "Ngaji Gizi" ini menutup rangkaian agenda padat PC GP Ansor Kabupaten Madiun hari itu, mulai dari penguatan ideologi di Joglo Sunan hingga aksi kemanusiaan di jalanan. Hal ini membuktikan bahwa Ansor Kabupaten Madiun konsisten berjalan di dua jalur: memperkuat organisasi ke dalam, dan memperluas kebermanfaatan ke luar.