MADIUN –Satuan Khusus Banser Tanggap Bencana (BAGANA) GP Ansor Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya dalam misi kemanusiaan dengan menghadiri Rapat Koordinasi Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun ini diselenggarakan di Ruang Graha Eka Kapti Lt. 2, Caruban.
Hadir sebagai perwakilan resmi dari BAGANA GP Ansor Kabupaten Madiun, Sahabat Hayatuddin Romeli. Keikutsertaan BAGANA dalam forum ini merupakan bentuk sinergi aktif organisasi pemuda NU dalam menghadapi potensi ancaman bencana, khususnya memasuki musim hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Madiun.
Sinergi Lintas Sektoral
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan seluruh elemen masyarakat dan lembaga organisasi di Kabupaten Madiun. Selain membahas penguatan FPRB, agenda utama pertemuan ini adalah persiapan pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025.
BAGANA tergabung bersama 19 organisasi relawan dan lembaga lainnya, termasuk LPBI NU dan SANTANA, untuk memastikan koordinasi lapangan berjalan efektif saat terjadi darurat bencana.
Komitmen Kemanusiaan
Melalui partisipasi ini, BAGANA GP Ansor Kabupaten Madiun berharap dapat berkontribusi lebih terukur dalam upaya pengurangan risiko bencana. "Kehadiran kami adalah instruksi organisasi untuk memastikan bahwa Banser selalu siap sedia di garda terdepan saat masyarakat membutuhkan bantuan, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem akhir tahun ini," ujar perwakilan BAGANA.
Acara yang berlangsung pada Senin, 01 Desember 2025 ini dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan menjadi momentum krusial bagi seluruh relawan untuk menyatukan langkah demi keamanan dan keselamatan warga Kabupaten Madiun.