PIMPINAN CABANG

GERAKAN PEMUDA ANSOR

KABUPATEN MADIUN
Berita Lain
Pertanian

Kemandirian Bersemi di Pilangkenceng: Mengetuk Pintu Langit Lewat Khidmah Ekonomi Sahabat Banser

Tim Media Center 09 March 2026
Featured Image

MADIUN – Di bawah langit mendung yang menyelimuti wilayah Pilangkenceng pada Senin (09/03/26), ada hangat yang menjalar di antara barisan berseragam loreng. Bukan karena latihan fisik, melainkan sebuah gerakan kecil namun berdampak besar: Tim Perekonomian Satkoryon Pilangkenceng resmi memulai langkah nyata mewujudkan kemandirian organisasi melalui penjualan paket sembako khusus gula bagi anggota Banser.

Dipimpin oleh kolaborasi apik antara Pembina Satkoryon Sahabat Efendi, Ketua Tim Ekonomi Sahabat Yusuf, Bendahara Sahabat Isnaini, Sekretaris Sahabat Komarudin, hingga Humas Sahabat Parin, tim ini membuktikan bahwa dedikasi tidak melulu soal tenaga, tapi juga strategi kedaulatan ekonomi.

Dengan telaten, para penggerak ini menjemput barang dari agen besar, mengemasnya dengan penuh cinta dalam paket-paket kecil, lalu mendistribusikannya secara langsung. Hasilnya luar biasa; satu kwintal gula senilai Rp1.630.000 ludes terjual dalam sekejap. Meski laba yang diraih sebesar Rp100.000, nilai spiritual di baliknya jauh lebih besar dari sekadar angka—ini adalah simbol bahwa organisasi mampu berdiri di atas kaki sendiri.

Kemandirian: Dari Anggota untuk Anggota

Strategi ini bukan sekadar jual-beli. Tim Perekonomian menyasar momentum kegiatan besar, seperti pengajian Muslimat, untuk memastikan manfaat ekonomi berputar di lingkungan internal sendiri. Hebatnya lagi, sektor sosial pun tetap terjaga melalui tradisi donasi arisan sebesar Rp2.000 per anggota, yang menunjukkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan di tubuh organisasi.

Menanggapi gerakan inspiratif ini, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Madiun, Sahabat Ali Makhrus (Mas Ali), memberikan apresiasi mendalam. Beliau memandang langkah Pilangkenceng sebagai oase bagi perjuangan organisasi ke depan.

"Apa yang dilakukan Sahabat-Sahabat di Pilangkenceng adalah bukti nyata bahwa khidmah kepada organisasi bisa dilakukan lewat jalur ekonomi. Kemandirian organisasi bukan sekadar wacana di meja rapat, tapi dimulai dari satu kwintal gula yang dikemas dengan rasa ikhlas. Jika ekonomi kita kuat, maka dakwah dan gerakan sosial kita akan jauh lebih berdaya tanpa harus bergantung pada pihak lain," tutur Mas Ali dengan nada haru.

Menyentuh Kalbu, Menguatkan Perjuangan

Langkah kecil ini adalah pesan bagi seluruh kader di Kabupaten Madiun: Bahwa setiap butiran gula yang terjual membawa harapan bagi keberlanjutan perjuangan. Laba Rp100.000 tersebut mungkin terlihat sederhana, namun keringat yang menetes saat membungkus paket sembako adalah saksi bisu dedikasi tanpa batas untuk kemaslahatan umat.

Kini, Satkoryon Pilangkenceng telah menanam benih kemandirian. Benih itu kini mulai tumbuh, menyirami semangat juang para kader untuk terus berkontribusi, mandiri, dan menjaga martabat organisasi dengan penuh kebanggaan.

29