MADIUN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Geger menggelar kegiatan spiritual bertajuk Ziarah Auliya’ Geger dan Sekitarnya pada Kamis malam (12/3/26). Kegiatan yang dimulai pukul 21.30 WIB ini diikuti oleh puluhan kader Ansor dan Banser yang menyusuri jejak-jejak ulama sepuh di wilayah Geger, Sewulan, hingga Banjarsari.
Rute ziarah dimulai dari kompleks makam ulama di Uteran, yakni menziarahi makam almarhum KH. Cholidi Ibrahim, KH. Junaidi Fachrudin, dan KH. Hawaro Fachrudin. Perjalanan kemudian berlanjut ke Pagotan untuk memberikan penghormatan di makam KH. Waridin dan Sahabat Agus Budi Santoso.
Memasuki tengah malam, rombongan menuju situs bersejarah Sewulan untuk berziarah ke makam RM Bagus Harun (Kyai Ageng Basyariah), salah satu tokoh sentral penyebaran Islam di wilayah Madiun. Rangkaian ziarah diakhiri di Banjarsari, di makam Kyai Ageng Muhammad Bin Umar.
Ahmad Khoirun Naim AZ, perwakilan dari PAC GP Ansor Geger, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan upaya tabarukan (mencari berkah) dan memperkuat akar ideologi kader.
"Ziarah ini adalah cara kami menyambung sanad perjuangan kepada para guru dan leluhur. Di tengah derasnya arus digitalisasi, kader Ansor tidak boleh melupakan pijakan sejarah dan kekuatan spiritual yang menjadi ruh organisasi ini," ujar Ahmad Khoirun Naim AZ.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Madiun, Ali Makhrus atau yang akrab disapa Mas Ali, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kader di tingkat kecamatan ini.
"Saya sangat bangga dengan konsistensi sahabat-sahabat di Geger. Ini adalah bukti bahwa Ansor Madiun tetap tegak lurus menjaga tradisi ulama Nusantara. Mari kita jadikan momentum ziarah ini untuk memperkuat soliditas organisasi dalam menyongsong tantangan strategis kedepan," tegas Mas Ali.
Acara kemudian ditutup dengan penuh kehangatan melalui agenda Sahur Bersama di kediaman Sahabat Hadi Purnomo, Jatisari. Suasana kekeluargaan tampak kental saat para kader berbincang santai sambil menikmati hidangan sahur, mempererat tali silaturahmi antaranggota sebelum mengakhiri kegiatan di penghujung malam.