Ali Makhrus Terpilih Nahkodai PC GP Ansor Kabupaten Madiun 2025-2029, Usung Visi "Revolusi NGAJI"
MADIUN – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Madiun resmi memiliki nakhoda baru. Melalui forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang, Konferensi Cabang (Konfercab) ke-IX, Sahabat Ali Makhrus ditetapkan sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Madiun untuk masa khidmat 2025-2029.
Terpilihnya Ali Makhrus menjadi angin segar dan babak baru bagi kaderisasi pemuda Nahdlatul Ulama di wilayah Kabupaten Madiun. Forum Konfercab yang digelar di Pondok Pesantren Karangkadempel, Kecamatan Jiwan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kekeluargaan, menghasilkan mufakat untuk menyerahkan estafet kepemimpinan dari ketua sebelumnya, Sahabat Khotamil Anam, kepada Ali Makhrus.
Mengusung Semangat "Revolusi NGAJI"
Dalam pidato perdananya pasca terpilih, Ali Makhrus menegaskan komitmennya untuk membawa GP Ansor Kabupaten Madiun menjadi organisasi yang lebih adaptif, progresif, dan berintegritas tanpa meninggalkan tradisi pesantren. Gagasan besar yang ia tawarkan terangkum dalam akronim "NGAJI".
Ali Makhrus menjelaskan bahwa "NGAJI" bukan sekadar aktivitas menuntut ilmu, melainkan filosofi gerak yang akan menjadi landasan organisasi selama empat tahun ke depan. Akronim tersebut memiliki makna mendalam:
N - Novelty (Kebaruan): Ansor Madiun harus menghadirkan inovasi baru dalam setiap gerakan dan kaderisasinya, menyesuaikan dengan tantangan zaman digital.
G - Growth (Pertumbuhan): Fokus pada pertumbuhan kualitas dan kuantitas kader yang merata di seluruh ranting dan anak cabang.
A - Achievement (Pencapaian): Berorientasi pada hasil nyata dan prestasi yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
J - Joyful (Kegembiraan): Menjalankan roda organisasi dengan semangat kegembiraan, persaudaraan, dan kebahagiaan khas santri ("Happy Ansor").
I - Integrity (Integritas): Menjaga marwah organisasi dengan kedisiplinan dan akhlakul karimah sebagai benteng utama.
"Pesantren mengajarkan kita bahwa ilmu harus menjelma menjadi amal. Revolusi NGAJI adalah komitmen kita bersama untuk tumbuh dengan cara-cara baru yang gembira namun tetap berintegritas menjaga muruah ulama dan NKRI," ujar Ali Makhrus yang juga memiliki latar belakang kuat di dunia literasi dan kaderisasi PMII ini.
Rekam Jejak Kaderisasi
Sosok Ali Makhrus bukanlah orang baru dalam pergerakan NU. Lahir dari tradisi pesantren (Alumni PP Riyadlul Muntadiin Tuban), ia memiliki rekam jejak aktivis yang panjang mulai dari PC PMII Jombang, aktif di Lakpesdam PCNU Kabupaten Madiun, hingga berkiprah di Literacy Center LTN PWNU Jawa Timur. Pengalaman panjang ini diyakini akan menjadi modal kuat dalam memimpin ribuan kader Ansor dan Banser di Bumi Kampung Pesilat.
Dengan nakhoda baru ini, PC GP Ansor Kabupaten Madiun diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, serta elemen masyarakat lainnya, sembari tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
"Ini adalah amanah besar. Saya mengajak seluruh sahabat, mulai dari jajaran cabang hingga ranting, untuk merapatkan barisan, satu komando, dan bergerak bersama menyukseskan agenda-agenda besar Ansor ke depan," pungkasnya.